Mata Kuliah Softskill

Minggu, 18 Maret 2012

Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar : Crop Circle, Mitos beserta Penjelasan Secara Ilmiah

Crop circle adalah salah satu fenomena alam yang paling menarik di zaman modern ini. Mungkin Crop Circle dalah satu-satunya misteri yang sejalan dengan seni yang indah.

Crop circle atau yang lebih dikenal dengan sebutan lingkaran ladang gandum adalah sebuah pola yang muncul dalam semalam pada ladang gandum dengan ciri merunduknya batangan gandum tersebut. Pada awalnya, crop circle hanya berbentuk lingkaran-lingkaran sederhana, namun memasuki tahun 1980an, crop circle berkembang hingga memiliki pola yang rumit dan tidak hanya berbentuk lingkaran.

Istilah Crop circle pertamakali diperkenalkan oleh Colin Andrew, salah satu peneliti crop circle ternama di dunia. Mungkin banyak dari kita yang belum mengetahui, namun crop circle ternyata tidak hanya muncul di ladang gandum, melainkan juga di ladang jagung, keledai, sawah dan kebun bunga.

Sejarah Crop Circle
Crop circle dapat dilacak hingga tahun 1678. Pada abad tersebut, ada sebuah ukiran kayu yang disebut "Mowing Devil" yang menggambarkan iblis sedang menggambar desain oval di sebuah ladang gandum.
 
Terdapat kisah yang mungkin dapat membuat bulu roman para pembacanya merinding. 
Sang petani yang menolak tuntutan pekerjaan sang majikan, mengatakan bahwa lebih baik iblis yang mengerjakan tugasnya. Pada malam itu juga, Ladang gandum tersebut terlihat terbakar oleh api. Paginya lingkaran misterius berbentuk oval muncul di ladang tersebut.

Entahkan ini kisah nyata atau tidak, tidak ada yang bisa mengkonfirmasinya.

Laporan crop circle yang lebih modern dipublikasikan di majalah Nature edisi 29 Juli 1880. Pada tahun itu, seorang peneliti bernama John Rand Capron melaporkan adanya tanaman-tanaman gandum yang merunduk dan membentuk lingkaran sirkular.

Crop Circle - Mendunia
Crop circle mulai mendunia pada tahun 1980-an ketika media melaporkan banyak crop circle muncul di wilayah pedesaan Inggris, terutama di Wiltshire dan Hampshire. Bersamaan dengan kemunculan di Inggris, fenomena yang sama dilaporkan muncul di Australia dan Amerika Serikat.

Hingga saat ini paling tidak ada 12.000 Crop circle yang telah ditemukan di seluruh dunia, seperti Inggris, Rusia, Amerika Serikat, Kanada dan bahkan Jepang.
Selain Inggris, Indonesia pun pernah mengalami hal serupa.
Pada hari Minggu tanggal 23 Januari 2011 pukul 17.00 WIB, pihak Kepolisian Republik Indonesia di sektor Berbah, Yogyakarta mengonfirmasi munculnya lambang misterius berdiameter 60 meter yang dicurigai terkait dengan isu BETA atau makhluk luar angkasa yang dikenal dengan sebutan lingkaran tanaman atau crop circle di daerah persawahan di Gunung Suru, Jogotirto, Berbah, di Sleman. Pihak kepolisian yang menyelidiki menduga bahwa lingkaran tanaman tersebut dibuat pada hari Sabtu malam sebelumnya, dan telah mengabadikan foto langka tersebut sebagai dokumentasi. Lingkaran tanaman di ladang tersebut diyakini sebagai kejadian fenomena lingkaran tanaman yang pertama di Indonesia dan kemudian ramai disaksikan para warga sekitar tempat kejadian tersebut. Para warga sekitar meyakini lambang tersebut adalah simbol pendaratan pesawat BETA dari planet lain. Selain kesaksian tentang pesawat makhluk asing, terdapat berbagai kesaksian dari warga sekitar tentang penyebab fenomena tersebut, seperti SUTET (Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi) milik PLN, maupun sebuah angin puting beliung terlihat naik turun di ladang tersebut dan membentuk lambang misterius tersebut.
Peristiwa munculnya lingkaran tanaman di Berbah tersebut kemudian diikuti beberapa fenomena serupa, masih di sekitar daerah Yogyakarta, yang kedua dikonfirmasi adalah di Dusun Wanujoyo, Srimartani, Bantul, Bantul tanggal 25 Januari 2011
 dan di Dusun Kumbangan, Desa Banyusari, Kecamatan Tegalrejo, Magelang tanggal 30 Januari 2011. Pola kedua lingkaran tanaman yang selanjutnya tersebut dikonfirmasi tidak serumit maupun sebesar pendahulunya di Berbah.
Setelah munculnya lingkaran tanaman pertama di Sleman, seorang mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta mengaku bahwa dia dan enam temannya dari Fakultas MIPA dan Ilmu Pertanian UGM adalah pelaku pembuat lingkaran tanaman di Sleman. Pengakuan tersebut muncul lewat situs studentmagz.com pada tanggal 25 Januari 2011. Pengakuan tersebut belum dapat dikonfirmasi kebenarannya oleh pihak kepolisian Yogyakarta.
Crop Circle - tanda kemunculan
Menurut para saksi mata, Sebelum Crop circle muncul, selalu ada tanda-tanda aneh yang mendahului :

1. Adanya lingkaran-lingkaran cahaya aneh yang melayang-layang diatas ladang.
2. Terjadinya badai petir hebat.

3. Benda-benda elektrik tiba-tiba mati dengan sendirinya termasuk mesin mobil.

Karena itu hingga saat ini, teori sains yang paling populer mengenai dugaan penyebab kemunculan crop circle adalah akibat medan elektromagnetik yang berasal dari petir. Namun para ilmuwan belum bisa memecahkan misteri mengapa petir dapat menciptakan pola-pola yang indah.



Tanggapan Ilmuwan tentang Crop Circle

Astronom Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin, mengatakan bahwa lingkaran tanaman tidak disebabkan UFO, melainkan buatan manusia. Menurut Thomas, Fenomena yang sama di banyak negara lain membuktikan bahwa lingkaran tanaman adalah rekayasa buatan yang tujuannya dapat sebagai karya seni, komersial, maupun hanya lelucon kreatif. Meski pola yang digambarkan lingkaran tanaman terkadang terlihat rumit dan susah, banyak orang yang membuat lingkaran tanaman di berbagai negara-negara lain. Para peneliti LAPAN sendiri mengkonfirmasi bahwa LAPAN tetap tidak akan mengirim tim untuk menyelidiki fenomena lingkaran tanaman yang terjadi di Sleman maupun daerah lainnya karena pasti bahwa lingkaran tanaman tersebut adalah buatan manusia dan bukan fenomena antariksa. 
Hal ini juga dibuktikan oleh pengakuan dua pria dari Southampton pada tahun 1991 yang berasal dari Inggris bernama Dave Chorley dan Doug Bower mengaku telah membuat Crop circle sejak tahun 1976. Mereka membuat crop circle tersebut hanya dengan menggunakan sebuah papan, patok dan tali. Menurut mereka, hanya dengan menggunakan alat sederhana itu, mereka dapat membuat sebuah lingkaran dengan diameter 12 meter hanya dalam tempo 15 menit.

Majalah Time edisi 23 September 1991 menyebut pengakuan Chorley dan Bower dengan kutipan seperti ini :

"Pengakuan ini mengakhiri sebuah misteri paling populer yang pernah disaksikan Inggris dan dunia"


Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Crop_circle
http://satriaji-andianto.blogspot.com/2010/05/fenomena-corp-circle.html
Majalah Time edisi 23 September 1991 

Rabu, 11 Januari 2012

Resensi Harry Potter #2


Harry dan Hermione terus berpikir untuk mendapatkan petunjuk dimana pedang godric itu berada. Pada suatu malam ketika Harry bertugas jaga, ia mendapatkan petunjuk bahwa pedang godric ada di suatu kolam yang tak jauh dari tenda mereka. Kemudian ia mengambil pedang itu dengan dibantu oleh Ron yang tiba-tiba kembali. Setelah mendapatkan pedang itu Ron langsung menghancurkan liontinnya. Perjalanan mereka tambah menegangkan ketika mereka berhasil di tangkap oleh pelahap maut di rumah Xenophilius Lovegood. Awalnya kedatangan mereka ke rumah ayah Luna ini adalah untuk mencari tahu tentang informasi mengenai lambang Grindelwald yang berkali-kali muncul dalam perjalanan mereka. Mereka kemudian dibawa ke rumah Malfoy dan dipenjarakan. Dalam usaha meloloskan diri dari penjara, tiba-tiba Dobby sang peri yang merupakan sahabat Harry datang menyelamatkan Harry dan teman-temannya, termasuk Dean Thomas, Goblin Griphook, dan Luna Lovegood yang pada saat itu sedang berada dalam penjara juga. Akhirnya Dobby berhasil menyelamatkan mereka dan memindahkan mereka ke pantai. Tetapi hal yang sangat menyedihka sekali bagi Harry dan kawan-kawan adalah Dobby tewas terbunuh oleh Bellatrix saat pertarungan mereka di rumah Malfoy ketika menyelamatkan diri.
            Di tempat lain Voldemort terus mencari tahu tongkat sihir apa yang dapat membunuh Harry setelah ia gagal membunuh Harry dengan tongkat sihir Lucius. Setelah ia mendapatkan informasi bahwa tongkat sihir terkuat yang pernah ada adalah Elder Wand tongkat sihir legenda  yang terbuat dari pohon elder. Ia pergi ke kuburan Dumbledore sesuai informasi yang ia dapatkan. Voldemort mendapatkan tongkat sihir legenda tersebut dan berambisi akan membunuh Harry dengan tongkat itu.
            Film Harry Potter kali ini sungguh luar biasa. Dalam penyajiannya ia sudah dapat membuat para penonton tegang dan terbawa emosinya dari scene yang pertama. Kemasan animasi yang sangat bagus. Tidak hanya menampilkan cerita yang menegangkan, tetapi mereka juga berhasil mengemas cerita ini dengan bumbu-bumbu humor, sedih, tegang, dan romantis. Dari segi pemahaman cerita sudah sangat baik. Penonton diajak untuk penasaran dan mengarang-ngarang cerita lanjutannya, tidak bertele-tele,dan juga didukung dengan subtitle yang jelas.
            Tapi yang sangat disayangkan dari film ini adalah film ini tidak ditayangkan secara 3Dimensi. Padahal dengan mengemas film ini secara 3Dimensi film ini akan semakin menarik untuk ditonton. Kemudian ada beberapa subtitle yang mungkin tidak dapat dimengerti oleh penonton yang baru menonton Harry Potter seri ini. Pada seri yang ke tujuh ini juga hanya dapat dimengerti oleh para penonton yang sudah menonton seri-seri sebelumnya. Film ini wajib sekali ditonton oleh para penggemar film Harry Pottter, khususnya para remaja. Namun film ini tidak layak ditonton oleh anak kecil, karena film ini dikemas dalam cerita remaja.
            Diharapkan pada edisi lanjutan film Harry Potter seri ke 7 ini, film dapat disajikan dalam bentuk 3 Dimensi.

Resensi Harry Potter 7 #1


Film ke tujuh dari serial film harry potter ini sangat menggugah sekali. Walaupun film tersebut belum selesai diceritakan semua, tapi dengan hanya menampilkan setengah bagian dari cerita, membuat film ini lebih nikmat untuk ditonton. Dengan membagi cerita menjadi dua bagian, film ini dapat dibilang sukses mewujudkan keinginan para penggemarnya karena cerita dalam tayangan kali ini lebih mirip dengan cerita di novelnya dibandingkan dengan seri film harry potter sebelum-sebelumnya.
            Film ini diawali dengan Voldemort dan para pelahap mautnya di rumah Lucius Malfoy, yang merencanakan untuk membunuh Harry Potter sebelum ia dapat bersembunyi kembali. Ia meminjam tongkat sihir Lucius, karena untuk membunuh Harry Potter ia harus menggunakan tongkat sihir lain. Harry Pottter meninggalkan rumah keluarga Dursley dan pindah ke rumah kediaman keluarga Weasley atau The Burrow dengan dikawal oleh Orde Phoenix yang menyamar menyerupai Harry. Dalam perjalanan mereka Hedwig burung hantu Harry terbunuh, George Weasley kehilangan sebelah telinganya, dan Mad-Eye Moody terbunuh.
            Beberapa hari setelah perpindahan Harry dan anggota Orde Phoenix Mentri Sihir datang ke kediaman Weasley. Ia bermaksud memberikan warisan yang diberikan oleh Dumbledore untuk mereka. Deluminator untuk Ron ( alat seperti korek api yang dapat memadamkan dan menghidupkan cahaya), buku megenai kisah asnak-anak untuk Hermione, dan untuk Harry snitch pertama yang ditangkap Harry dan pedang Godric Gryfindor yang masih ditahan karena menurut kementrian pedang itu bukan milik Dumbledore. Kericuhan terjadi ketika malam pernikahan Fleur Delacour dan Bill Weasley yang disebabkan oleh para pelahap maut yang datang tiba-tiba dan mengacaukan pesta. Dengan tujuan utamanya adalah membawa  Harry Potter. Harry, Ron, dan Hermione menyelamatkan diri dengan berpindah tempat ke suatu tempat yang ada dalam pikiran Hermione.
            Untuk memusnahkan voldemort mereka harus menghancurkan horcrux-horcrux lainnya. Ia mendapatkan informasi bahwa horcrux selanjutnya setelah buku Tom Riddle  berupa sebuah kalung liontin yang dicuri oleh Mundungus Fletcher dan diberikannya kepada Dolores Umbridge. Mereka akhirnya mendapatkan kalung tersebut dari leher Umbridge dengan menyusup ke gedung kementrian dan menyamar menjadi mentri. Harry dan kawan-kawan bersembunyi dan berpidah dari satu tempat ke tempat lain, karena mereka menganggap sudah tidak ada tempat lagi yang aman bagi mereka. Di hampir semua media, foto mereka terpampang dan menjadi buronan papan atas yang sangat di cari. Mereka sadar bahwa alat apapun tidak dapat menghancurkan liontin tersebut, kecuali dengan pedang Goodric yang hingga saat ini tidak diketahui keberadaannya. Ditengah perjalanan mereka, Ron berselisih dengan Harry dan kemudian meninggalkan mereka berdua.
           

Manusia dan Cinta Kasih

Manusia adalah mahluk yang paling sempurna karena diberikan banyak kelebihan dibandingkan dengan mahluk lainnya. Manusia telah diciptakan dengan berbagai sistem penyempurna yang tak lain digunakan untuk kelangsungan hidup manusia tersebut. Manusia di berikan akal dan perasaan untuk menyeimbangkan antara logika dan sikap-sikap kemanusiaan yang digunakan untuk hidup secara sosialis.
Manusia memiliki rasa kasih sayang yang timbul dari kedekatan antar sesamanya. Secara harfiah, kasih sayang atau yang dikenal sebagai afeksi didalam istilah psikologi dapat diartikan sebagai semacam status kejiwaan yang disebabkan oleh pengaruh eksternal. Menurut kamus umum bahasa Indonesia, Cinta adalah perasaan yang melebihi rasa suka kepada seseorang atau sesuatu. Sedangkan kasih adalah sebuah perasaan sayang yang ada dengan rasa belas kasih. Dan jika ditinjau dari keasatuan katanya, maka kasih sayang adalah perasaan sayang yang diiringi dengan belas kasih.
Menurut Dr. Sarlito.W.Sarwono, cinta memiliki tiga unsur yang berbeda kekuatannya, yaitu kemesraan, keintiman, dan keterikatan. Kemesraan adalah perasaan ingin memberikan sentuhan atau perasaan yang dirasakan saat tidak berada di tempat yang sama. Misalnya perasaan rindu, atau perasaan ingin dibelai atau membelai sebagai manifestasi rasa sayang. Keintiman adalah tingkah laku yang menunjukan bahwa satu individu dengan individu lainnya memiliki kedekatan yang lebih daripada dengan yang lainnya. Misalnya diungkapkan dengan panggilan yang istimewa seperti sayang, atau panggilan khusus lainnya. Sedangkan keterikatan adalah perasaan memiliki, selalu mejadikan ia sebuah prioritas dibandingkan dengan yang lainnya.
Menurut Dr. Sarlito, dari ketiga unsur tadi, tidak semuanya selalu terdapat di dalam sebuah hubungan. Salah satu unsur tadi bisa jadi tidak hadir, atau bahkan hanya hadir satu dari ketiga unsur tersebut. Misalnya didalam sebuah hubungan hanya terdapat kemesraan tanpa diiringi dengan keintiman dan keterikatan, maka hubungan itu akan menjadi sebuah hubungan yang pincang.
Menurut Dr. Abdullah Nasih Ulwan, Cinta adalah perasaan yang mendorong seseorang untuk menyayangi dan memperlakukan dengan lembut seseorang yang dikasihinya. Cinta selalu dibutukan. Cinta yang dinikmati dengan cara hormat, mulia ,suci, dan penuh taqwa maka akan dipergunakan untuk mencapai seseuatu yang ahsan atau baik pula.
Di dalam kitab suci Al-Qur'an, fenomena cinta memliki tiga tingkatan yaitu tinggi, menengah, dan rendah. Cinta yang tinggi hanyalah cinta untuk Allah S.W.T, Rasulullah, Para Anbiya, dan perjuangan di jalan agama Allah SWT. Seperti yang disebutkan di dalam firman Allah S.W.T yang artinya sebagai berikut :
"Katakanlah; jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatirkan kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai,; adalah lebih kamu cintai dari pada Allah dan Rasul-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusanNya. Dan Allah tidak memberi petunjuk orang-orang yang fasik "
Kecintaan kepada Allah, RasulNya, dan jihad dijalanNya adalah sebuah keharusan bagi setiap manusia muslim. Maka setiap cinta kepada sesama, harus didasari akan kecintaan kepada Sang Maha Pencipta.
Sedangkan cinta menengah adalah perasaan cinta kepada orang tua, suami atau istri saudara kandung, dan kerabat dekat.
Adapun pengaruh yang ditimbulkan oleh cinta menegah ini terlihat jelas hasilnya. Perasaan sayang ini timbul atas rahmat dari Allah S.W.T, sehingga manusia dapat merasakan indahnya rasa saling menyayangi. Menurut agama, cinta dibagi kedalam beberapa jenis cinta diri, cinta kepada manusia, cinta seksual, dan cinta kebapakan.
Cinta tingkat rendah adalah cinta dibawah tingkatan cinta menengah, yang lebih mementingkan cinta kepada cinta menengah. Menurut definisi lain, dijelaskan bahwa cinta tingkat terendah adalah cinta yang keji dan merusak kemanusiaan, maka itu ia disebut sebagai cinta rendahan.
Bentuk dari cinta rendahan ini ada banyak macamnya, misalnya cinta kepada thagut. Thagut adalah sesuatu yang disembah selain Allah. Cinta kepada thagut adalah cinta kepada sesuatu atau seseorang seperti ia mencintai Allah S.W.T, padahal cinta kepada Allah dan cinta dengan yang lainnya harus berada dalam tingkatan yang berbeda.

Sumber : E-learning Universitas Gunadarma

Manusia dan Harapan

Setiap manusia tentunya memiliki harapan. Harapan masing-masing orang bergantung pada individunya. Harapan bergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing. Berhasil atau tidaknya sebuah target juga bergantung pada harapan setiap orang. Harapan harus berdasarkan kepercayaan. Percaya pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan YME. Harapan dan usaha merupakan sebuah ekuivalen yang sangat mempengaruhi keberhasilan.

Menurut Maslow sesuai dengan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup, maka manusia mempunyai harapan. Sesuai dengan kodratnya, hierarki kebutuhan manusia itu adalah :
1. Kelangsungan hidup
2. Keamanan
3. Hak dan kewajiban mencintai dan dicintai
4. Diakui lingkungan
5. Perwujudan cita-cita

Kepercayaan berasal dari kata percaya yang artinya mengakui akan kebenaran, sehingga kepercayaan itu berhubungan dengan pengakuan serta keyakinan yang dianggap benar. Kebenaran berarti penting bagi setiap orang. Dalam tingkah laku manusia selalu berusaha berhati-hati agar tidak menyimpang dari kebenaran.

Menurut Dr. Yuyus Suriasumantri dalam bukunya filsafat ilmu, terdapat tiga teori tentang kebenaran :
1. Teori Koherensi yanf berarti "suatu pernyataanm dianggap benar jika pernyataan itu bersifat koheren atau konsisten dengan pernyataan-pernyataan sebelumnya yang dianggp benar"
2. Teori Korespondensi yaitu "teori yang menyatakan bahwa suatu pernyataan benar bila materi pengetahuan itu berkorespondensi atau berhubungan dengan objek yang dituju oleh pernyataan tersebut.
3. Teori Pragmatis "kebenaran suatu pernyataan diukur dengan kriteria apakah pernyataan tersebut bersifat fungsional dalam kehidupan praktis"

Dasar kepercyaan dapat dibedakan atas :
1. Kepercayaan pada Tuhan.
2. Kepercayaan pada diri sendiri.
3. Kepercayaan pada orang lain.
4. Kepercayaan pada pemerintah.

Sumber : E-learning Universitas Gunadarma

Manusia dan Kegelisahan

Gelisah merupakan perasaan tidak tenang, cemas, dan tidak tentram hatinya. Sehingga jika ditambahkan imbuhan ke dan an akan menjadi kegelisahan yang berarti perasaan dimana seseorang merasa tidak tenang dan tidak tentram gatinya. Merasa khawatir dan selalu cemas juga merupakan perasaan yang dialami oleh orang yang merasakan kegelisahan. Kegelisahan dapat diamati dari gejala tingkah laku atau gerak-gerik seseorang dalam situasi tertentu. Kegelisahan juga berkaitan dengan masalah frustasi karena tidak mencapai sesuatu yang diinginkannya. Menurut Sigmund Freud, seorang ahli psikoanalaisa, ada tiga macam kecemasan yang dappat menimpa manusia, yaitu kecemasan obyektif, kecemasan neurotik, dan kecemasan moril

Kecemasan Obyektif
Kecemasan Obyektif merupakan suatu perasaan akibat pengamatan bahaya di dunia luar. Bahaya merupakan sesuatu yang mengancam untuk mencelakakannya. Pengalaman bahaya yang menyebabkan kecemasan dapat disebabkan oleh faktor bawaan yang berarti seseorang mewarisi kecenderungan untuk menjadi takut dalam kondisi tertentu.

Kecemasan Neorotis
Kecemasan ini timbul akibat pengamatan bahaya dari naluriah.Menurut Sigmund Freud kecemasan neorotis dibagi menjadi tiga macam yaitu
1. Kecemasan karena penyesuaian diri dengan lingkungan
2. Kecemasan yang irasional (phobia)
3. Kecemasan karena rasa takut, gugup, gagap, dan sebagainya.

Kecemasan Moril 
Kecemasan moril disebabkan olah kepribadian seseorang. Masing-masing orang memiliki kepribadian yang berbeda antara lain: iri, dengki, marah, gelisah, dan rasa kurang. Semua itu merupakan persepsi setiap individu yang kurang sehat. Sikap seperti itu sering membuat orang menjadi cemas dan gelisah

Bila disimpulkan, kegelisahan yang dialami oleh seseorang disebabkan oleh rasa takut kehilangan akan hak-haknya. Hal itu dapat disebabkan oleh ancaman dari dalam maupun dari luar. Untuk mengatasi hal ini seseorang sebaiknya mencoba berpikir lebih tenang agar dapat mengatasi kesulitan-kesulitan yang dialami.

Keterasingan berasal dari kata terasing yang berarti  tidak dikenal, sehingga kata terasing berarti tersisihkan dari pergaulan. Dalam suatu waktu seseorang pernah mengalami keterasingan yang tentunya berbeda sebabnya antar setiap individu. Keterasingan disebabkan oleh perilaku atau perbuatan yang tidak dapat diterima oleh masyarakat lain.

Kesepian merupakan kata yang berasal dari kata sepi yang berarti tidak pasti atau tidak menentu, tidak dapat ditentukan arahnya. Keadaan yang tidak pasti dan tak jelas arahnya itu disebabkan oleh kurangnya konsentrasi. Beberapa sebab orang bertindak tidak pasti adalah :
1. Obsesi
2. Phobia
3. Kompulasi
4. Histeria
5. Delusi
6. Halusinasi
7. Keadaan Emosi
Mental penderita sangat bergantung dalam penyembuhan hal itu. Karena hanya penderitanya sendirilah yang dapat menyembuhkan perasaannya.

Sumber : E-learning Universitas Gunadarma 

Senin, 19 Desember 2011

care of

" I'm not reach, nor famous yet.. But I'm happy that I'm surrouded by the people who care with me "

terinspirasi dari tulisan salah satu temen saya
Ya...
memang harta bukan hal utama namun bukan artinya bisa dilupakan...
semua orang butuh uang untuk kelangsungan hidupnya...
tapi perhatian dan kepedulian orang-orang disekitarya juga merupakan hal penting yang tentunya diinginkan oleh setiap orang....
merasa dizintai...
disayangi...
diperhatikan...
diperjuangkan...

dan disitulah timbul sebuah ikatan
ikatan hati antara insan yang terikat dengan kecintaan dan aktifitas-aktifitas kasih sayang didalamnya
yang terus bertambah erat dengan sebuah janji...
janji ketulusan akan pengorbanan

maka rasa cinta, kasih sayang, kepedulian adalah sesuatu yang pada hakikatnya merupakan kebutuhan setiap orang untuk kebahagiaan didalam hidupnya

Long Distance

Long Distance....
Sebenernya bukan sesuatu yang terlalu jadi masalah...
sekarang udah canggih. mau chatting bisa pake fb, ym, bbm...
kalau kangen suara tinggal pencet nomor udah tersambung ke sana...
tapi kenapa ya long distance kerasa lebih berat...

mungkin karena wujudnya gak langsung ada di depan mata...
Suaranya kehalangan sama media hp...
Gak langsung bisa ngeliat senyumnya...

Tapi itu pengorbanan :)
ada dia, ada aku, ada jarak, dan ada cinta.... :)

Bukan masalah jarak... tapi masalah hati yang bersatu
karena gak penting deket tapi jauh...
yang terpenting kedekatan hatinya

buktinya saya masih bisa merasakan apa yang dia rasakan...
feel that he loves me :) so do I :)

Manusia dan Penderitaan

Penderitaan
Penderitaan berasal dari kata derita yang berasal dari bahasa sansakerta dhra artinya menahan atau menanggung. yang dimaksud menahan disini yaitu menahan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan akan dialami oleh semua orang  karna itu merupakan resiko kehidupan. Penderitaan sifatnya relatif. Karena sesuatu yang dianggap seseorang sebagai penderitaan belum tentu dianggap penderitaan pula oleh yang lainnya.

Siksaan
Siksaan dapat dibedakan menjadi 2 yaitu siksaan badan atau jasmani , dan dapat  juga berupa siksaan yang dialami seseorang.
Siksaan yang dialami manusia banyak dapat dilihat di media massa.
Siksaan yang sifatnya psikis diantaranya merupakan kebimbangan, kesepian, dan ketakutan.

 Kekalutan Mental
Penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. Secara lebih sederhana kekalutan mental dapat diartikan sebagai gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan sehingga menyebabkan perilaku yang kurang wajar.

Beberapa gejala permulaan bagi seseorang yang mengalami kekalutan mental adalah :
a) Nampak pada jasmani, pusing, sesak nafas, demam, nyeri pada lambung
b) nampak pada kejiwaannya dengan rasa cemas, apatis, cemburu, mudah marag

Tahapan gangguan kejiwaan adalah
a. Gangguan nampak dalam gejala kehidupan, pada jasmani maupun rohani
b. Usahan mempertahankan diri dengan cara yang salah. Beda halnya dengan orang yang tidak menderita gangguan jiwa, yang memecahkan masalahnya dengan segera.
c. Kekalutan merupakan mental breakdown dan yang bersangkutan memiliki gangguan
Beberapa sebab terjadinya kekalutan mental :
a. kepribadian yang lemah
b. terjadinya konflik sosial budaya
c. cara oematangan batin yang salah

Penderitaan dan Perjuangan
Penderitaan adalah bagian kehidupan yang bersifat kodrati sehingga pasti dialami oleh setiap manusia. Penderitaan merupakan konsekwensi manusia hidup yang tidak hanya untuk bahagia, tapi juga untuk menderita.
Pembebasan dari penderitaan pada hakikatnya merupakan upaya untuk mempertahankan kehidupan. Caranya yaitu dengan berjuang menghadapi tantangan kehidupan

Penderitaan dan Sebab-sebabnya
JIka kita kelompokan secara lebih sederhana berdasarkan sebab-sebab timbulnya penderitaan, maka penderitaan manusia diperinci sebagai berikut :
a. Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia
 yang diakibatkan oleh hubungan yang buruk sesama manusia, misalnya dengan pertengkaran fisik
b. Penderitaan karena adzab Tuhan yaitu penderitaan yang disebabkan oleh adzab Tuhan sebagai balasan atas apa yang telah kita lakukan. Karena apa yang kita lakukan akan berpulang kepada diri kita.


Pengaruh Penderitaan
Orang yang mengalami mengalami penderitaan mungkin akan mengalami beberapa hal dalam hidupnya. Dapat berpengaruh positif misalnya dengan menambah semangatnya, atau lebih berfikir sebelum bertindak, atau justru sebaliknya, dapat menimbulkan hal yang berdampak negatif, misalnya keputus asaan, kekecewaan, dan kebencian terhadap hidupnya.

Sumber : E-learning Universitas Gunadarma 

Manusia dan Pandangan Hidup

Setiap manusia memiliki pandangan hidup yang bersifat kodrato. Karena itu ia menentukan masa depan seseorang. Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pedoman, dan petunjuk hidup di dunia yang merupakan hasil pemikiran manusia berdasatkan pengalaman.
Pandangan hidup timbul melalui proses yang lama dan terus menerus.

Pandangan hidup dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya yang terdiri dari 3 macam, yaitu :
a) Pandangan hidup yang berasal dari agama
b) Pandangan hidup yang berupa ideologi menurut kebudayaan dan norma
c) Pandangan hidup hasil renungan yang relatif kebenarannya

Cita-cita adalah keinginan, harapan dan tujuan yang selalu ada dalam fikiran. Baik keinginan, tujuan, maupun harapan. Pada umumnya cita-cita merupakan semacam garis linier yang semakin lama semakin tinggi, dengan kata lain cita cita adalah keinginan, harapan, dan tujuan maunsia yang semakin tinggi tingkatannya. Apabila cita-cita itu todak mungkin atau belum mungkin terpenuhi maka cita-cita itu diesbut angan-angan


Ada beberapa faktor yang harus terpenuhi jika ingin mencapai cita-cita yang diinginkan, diantaranya adalah :


1) Faktor manusia yang mau mencapai cita-cita ditetukan oleh kualitas manusia tersebut sehingga apa yang diinginkannya tidak hanya berupa khayalan.

2) Faktor Kondisi yang berpengaruh terhadap tercapainya cita-cita. Faktor ini ada yang menguntungkan dan ada yang menghambat. Faktor yang menguntungkan merupakan faktor yang memperlancar. sedangkan faktor yang menghambat adalah sebaliknya.
3) Faktor tingginya cita-cita. Pepatah mengatakan "bayang-bayang setinggi badan" artinya mencapai cita-cita sesuai kemampuan dirinya. Memang ada anjuran gantunglah cita-cita setinggi langit, tetapi kita harus dapat mengukur kemampuan diri kita.

Kebajikan adalah perbuatan yang mendatangkan kebaikan dan sama dengan perbuatan moral yang sesuai dengan norma agama dan etika.

Sebagai mahluk pribadi, manusia dapat menentukan sendiri apa yang baik dan apa yang buruk. Baik buruk itu ditentukan oleh suara hati yang mendesak seseorang untuk menimbang dan menentukan baik buruknya suatu perbuatan, tindakan atau tingkah laku. Jadi suara hati dapat menjadi hakim bagi diri sendiri.


Untuk mencapai suatu tujuan harus ada perjuangan didalamnya. Perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan cita-cita. Setiap manusia harus bekerja keras untuk kelanjutan hidupnya. Kerja keras dapat dilakukan dengan otak/ilmu maupun tenaga/jasmani, ataupun kedua-duanya. Di dalam agamapun diperintahkan untuk bekerja keras. Sebagaimana hadits Rasulullah S.A.W "bekerjalah kamu seakan-akan kamu hidup selama-lamanya, dan beribadahlah kamu seakan-akan akan mati esok hari"
Namun untuk bekerja keras, manusia dibatasi oleh kemampuan. Karena kemampuan terbatas itulah timbul perbedaan tingkat kemakmuran antara manusia yang satu dengan manusia yang lainnya.

Keyakinan/Kepercayaan berasal dari kekuasaan Tuhan. Menurut Prof. Dr. Harun Nasution ada 3 aliran filsafat yaitu :
a) Aliran Naturalisme
b) Aliran intelektualisme
c) Aliran Gabungan
Apabila dasar keyakinan itu kekuatan gaib dari Tuhan dan akal, kedua-duanya mendasari keyakinan secara berimbang, akal dalam arti baik sebagai logika berfikir baik secara individual maupun secara kolektif pandangan hidup ini disebut sosialisme - religius.

Sumber : E-learning Universitas Gunadarma 

Manusia dan Keadilan

Menurut Aristoteles keadilan merupakan kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan dapat diartikan sebagai titik tengah diantara kedua ujung yang kompleks atau terlalu sedikit. Kedua ujung tersebut menyangkut dua orang atau benda.
Menurut Plato, keadilan diproyeksikan pada diri manusia sehingga yang dikatakan adil adalah orang yang mengendalikan diri, dan perasaanya dikendalikan olah akal.
Jika ditarik kesimpulan dari beberapa teori tentang keadilan, keadilan itu adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban, yang terletak pada keharmonisan pelaku keduanya.

Beberapa hal yang perlu dipupuk untuk mewujudkan keadilan sosialm yakni :
1) Perbuatan gotong toyong dan sikap kekeluargaan
2) Sikap adil terhadap sesama, menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta menghormati hak-hak orang lain
3) Sikap suka memberi pertolongan kepada orang yang membutuhkan
4) Sikap suka bekerja keras
5) Sikap menghargai hasil karya orang untuk mepncapai kesejahteraan bersama

Keadilan terdiri dari berbagai macam, yaitu :
a) Keadilan moral
b) Keadilan distributif
c) Keadilan komutatif

Kejujuran dapat diartikan sebagai apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninyaapa yang dikatakannya sesuai dengan kenyataan yang ada. Seseorang yang tidak menepati niatnya berarti mendustai diri sendiri. Apabila niat terlahir dalam kata-kata padahal tidak ditepati maka kebohongannya telah disaksikan oleh orang lain.

Sedangkan kecurangan adalag ketidakjujuran dan sama pula dengan licik walaupun tidak identik.
Kecurangan tentunya tidak diinginkan oleh hati nuraninya. Kecurangan menyebabkan manusia menjadi serakah, tamak, dan berlebihan agar dianggap paling hebat dengan melakukan berbagai cara.

Semua yang kita lakukan tentunya membawa dampak kepada nama baik kita. baik buruknya hal yang kita lakukan akan menjadikan persepsi tersendiri bagi diri kita dari orang lain. Nama baik merupakan tujuan utama orang hidup. Penjagaan nama baik hubungannya erat dengan tingkah laku atau perbuatan. Tingkah laku pada hakikatnya sesuai dengan kodrat manusia, yaitu :
a) manusia menurut sifat dasarnya adalah mahluk moral
b) ada aturan yang harus dipatuhi untuk mewujudkan dirinya sendiri sebagai perilaku moral tersebut.
Pada hakikatnya, pemulihan nama baik adalah kesadaran manusia untuk akan segala kesalahannya yang tidak sesuai dengan moral.

Pembalasan ialah suatu reaksi atas perbuatan orang lain, reaksi itu dapat berupa perbuatan yang serupa, perbuatan yang seimbang, tingkah laku yang serupa, tingkah laku yang seimbang.

Sumber : E-learning Universitas Gunadarma 

Manusia dan Tanggung Jawab

Menurut kamus umum Bahasa Indonesia, tanggung jawab adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Setelah ditambahkan imbuhan ber-, kata tanggung jawab menjadi bertanggung jawab yang dapat diartikan sebagai berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya, atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya.

Tanggung jawab terdiri dari beberapa poin yang berbeda-beda, diantaranya adalah :
a) Tanggung jawab terhadap Tuhan
b) Tanggung jawab terhadap diri sendiri
c) Tanggung jawab terhadap keluarga
d) Tanggung jawab terhadap masyarakat, dan
e) Tanggung jawab terhadap bangsa dan negara


Tanggug jawab mempunyai wujud lain, yaitu berupa pengabdian dan pengorbanan yang merupakan perbuatan baik untuk manusia itu sendiri.

Pengabdian merupakan perbuatan baol yang berupa pikiran, pendapat, ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang, hormat, atau satu ikatan dan semua itu dilakukuan dengan ikhlas, karena merupakan suatu tanggung jawab dari manusia itu sendiri.


Sedangkan pengorbanan yang berasal dari kata korban atau kurban yang berarti persembahan, sehingga pengorbanan dapat diartikan sebagai pemberian untuk menyatakan kebaktian. Dengan demikian pengorbanan juga mengandung unsur keikhlasan yang tidak mengandung pamrih.

Manusia yang baik adalah manusia yang bertanggung jawab dan mengabdi serta berkorban dengan keikhlasan tanpa mengharapkan balasan apapun.

Sumber : E-learning Universitas Gunadarma 

Rabu, 02 November 2011

untukmu...mujahidku...206

Inilah goresan pena dari sang akhwat yang mendambakan ikhwan sholeh, yang bisa bersama untuk mencintai Mu Ya Robbi dan mencintai Muhammad Shalallahu’alaihi wassalam.
Yaa……Rabbi……..
Aku berdoa untuk seorang ikhwan yang telah menjadi bagian dari hidupku
Seseorang yang sangat mencintaiMu lebih dari segala sesuatu
Seorang yang akan meletakkanku pada posisi di hatinya setelah Engkau dan Muhammad shallahu’alaihiwasalam
Seseorang yang hidup bukan untuk dirinya sendiri, tapi juga untuk-Mu dan orang lain
Wajah, fisik, status atau harta tidaklah penting
Yang terpenting adalah hati yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau
Dan berusaha menjadikan sifat-sifat baikMu ada pada pribadinya
Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup
Sehingga hidupnya tidak sia-sia
Seseorang yang memiliki hati yang bijak, tidak hanya otak yang cerdas
Seseorang yang tidak hanya mencintaiku, tapi juga menghormatiku
Seorang yang tidak hanya memujaku, tetapi juga dapat menasehatiku
Seseorang yang mencintaiku bukan karena fisikku, hartaku atau statusku tapi karena Engkau
Seorang yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam setiap waktu dan situasi
Seseorang yang membuatku merasa sebagai wanita shalehah ketika aku berada di sisinya
Seseorang yang bisa menjadi asisten sang nahkoda kapal
Seseorang yang bisa menjadi penuntun kenakalan anak anakku yang nakal
Seseorang yang bisa menjadi penawar bisa
Seseorang yang sabar mengingatkan saat diriku lancang
Ya..Rabbi……
Aku tak meminta seseorang yang sempurna
Hingga aku dapat membuatnya sempurna di mataMu
Seseorang yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya
Seorang yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya
Seseorang yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi kesedihannya
Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya lebih hidup
Aku tidak mengharap orang yang semulia Abu BBkar Radhiyallahu,
Atau se taqwa Umar Radhiyallahu, pun setabah Ustman Radhiyallahu,
Ataupun se kaya Abdurrahman bin auf Radhiyallahu, setegar Zaid Radhiyallahu
Juga segagah Ali Radhiyallahu, apalagi setampan Usamah Radhiyallahu.
Aku hanya mengharap seorang ikhwan akhir zaman,
Yang punya cita-cita mengikuti jejak mereka,
Membangun keturunan yang sholeh,
Membangun peradaban,
dan membuat Rasulullah shallahu’alaihiwasalam bangga di akhirat
Karena aku sadar aku bukanlah semulia Fatimah Radhiyallahuanha,
tidak setaqwa Aisyah Radhiyallahuanha ,Pun tidak  secantik  Zainab Radhiyallahuanha, apalagi sekaya Khodijah Radhiyallahuanha.
Aku hanyalah seorang wanita akhir zaman
yang punya cita – cinta
Ya…..Rabbii …….
Aku juga meminta, Jadikanlah ia sandaran bagiku
Buatlah aku menjadi akhwat yang dapat membuatnya bangga
Berikan aku hati yang sungguh mencintaiMu sehingga aku dapat mencintainya dengan sepenuh jiwaku
Berikanlah sifat yang lembut, sehingga auraku datang dariMu
Berikanlah aku tangan sehingga aku mampu berdoa untuknya
Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak kebaikan dalam dirinya
Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata bijaksana,
Mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat
kokohnya benteng tidak bisa dibangun dalam semalam, namun bisa hancur dalam sedetik
Kota Baghdad tak dibangun dalam sehari, namun bisa hancur dalam sekejap
Dan bilamana akhirnya kami mendapatkan anugrah itu , aku berharap kami berdua dapat mengatakan:
” Betapa Maha Besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku pasangan yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna”...
Semoga Allah menyatukan kita hingga ke 'arsyNya... aamiin :)

Jumat, 14 Oktober 2011

Konsepsi Ilmu Budaya Dasar dalam Ilmu Kesusastraan

Ilmu Budaya Dasar berasal dari Basic Humanities yang artinya manusiawi, berbudaya dan juga halus. Humanities adalah nilai yang berkaitan tentang kebudayaan manusia sebagai homo humanus. Salah satu manfaat dari mempelajari humanities ini adalah seseorang akan menjadi lebih manusiawi dan berbudaya yang halus.
Masalah-masalah yang masuk ke dalam humanities masih dapat diperdebatkan, dan sifatnya dinamis sesuai dengan keadaan dan waktu. Secara general, the humanities mencakup filsafat, teologi, seni, dan cabang-cabangnya yang mempelajari masalah manusia dan kebudayaan.
Dari setiap zaman, seni merupakan sastra yang esensia berperan penting dalam the humanities. Hal ini disebabkan, karena seni merupakan ekspresi nilai-nilai kemanusiaan dan karena nilai yang disampaikan oleh seni adalah nilai tidak normatif. Karena seni adalah ekspresi yang sifatnya tidak normatif, maka penyampainnya pun lkebih fleksibel sehingga lebih mudah untuk diterima.
Sastra memegang peranan penting dikarenakan berbagai macam alasan. Sastra lebih mudah berkomunikasi, karena pada hakekatnya karya sastra merupakan penjabaran abstraksi. Dapat kita bandingkan dengan filsafat, yang menggunakan bahasa adalah abstarksi. Sehingga penjabaran dari abstraksi tersebut tentunya lebih mudah dipahami diobandingkan dengan abstraksi itu sendiri. Contoh lain dap[at kita ambil dari sebuah tarian. Tarian adalah sesuatu yang sifatnya abstraksi, dan tentu saja membutuhkan penjabaran untuk gerak gerik dari tariabn tersebut. Sastra juga didukung dengan cerit. Dengan cerita seseorang tentunya lebih tertarik dan juga akan lebih mudah untuk mengemukakan gagasan-gagasannya dalam berntuk yang tidak normatif.
Ilmu budaya dihubungkan dengan berbagai macam nilai seni. Misalnya nilai-nilai dalam prosa fiksi, dan nilai-nilai dalam puisi.
Sebagai seni yang berdiri pada cerita, prosa fiksi tentunya membawakan pesan moral baik secara langsung maupun tidak langsung. Adapun nilai yang diperoleh pembaca melalui sastra prosa antara lain prosa meberikan kesenangan karena ceritanya yang bersifat fiksi. Cerita fiksi ini mengembangkan imajinasi pembacanya untuk mengetahui dan mengenal sesuatu yang belum pernah dijumpainya. Selain itu prosa fiksi juga memberikan informasi yang tidak ditemukan dari sumber lainnya. Prosa fiksi juga memberikan keseimbangan wawasan, karena melalui prosa seseorang dapat menilai kehidupan dari banyak sisi individu.  Bersinggungan dengan moral, karya sastra dibagi menjadi dua, yaitu karya sastra tang menyuarakan aspirasi jamannya yaitu apa yang dikehendaki oleh jamannya. Sedangkan karya sastra yang menyuarakan gejolak jamannya biasanya lebih mengajak pembacanya ke arah kontemplasi.
Selain Ilmu Budaya Dasar yang dihubungkan dengan prosa, kita juga mengenal Ilmu Budaya Dasar yang dihubungkan dengan puisi. Puisi merupakan bagian dari sastra yang merupakan bagian dari kesenian. Keartistikan sebuah puisi digantungkan kepada kretivitas penyair dalam membangun puisinya dengan menggunakan beberapa aspek. Diantara aspek-aspek tersebut adalah figura bahasa, kata-kata yang ambiquilitas atau kata-kata yang bermakna multitafsir, kata-kata yang konotatif, dan pengulangan yang fungsinya adalah untuk mengintensifkan atau lebih menegaskan hal-hal yang dilukiskan guna menguggah hati para pendengar dan pembacanya. Banyak alasan yang mendasari penyajian puisi didalam Ilmu Budaya Dasar, diantaranya adalah Hubungan puisi dengan kesadaran individual yang dapat memaparkan pengalaman setiap orang. Selain itu, Puisi dam keinsyafan sosial juga memberikan pengetahuan kepada manulisa karena dapat menafsirkan situasi dasar manusia sosial.

Sumber : E-learning Universitas Gunadarma 

Manusia dan Lingkar Masalah dengan Kesyukuran

Kalau di pikir2.. Setiap orang pasti selalu memiliki masalahnya sendiri. Jd mungkin terlalu agak sedikit banyak berat kalau di tambah dengan masalah orang lain lagi.
Mulai dari masalah belajar, masalah finansial, masalah keluarga, masalah percintaan, masalah interaksi sosial, dan masalah2 yng terbilang kurang penting yng juga terkadang menjadi masalah karna esensi ketidakpentingannya tersebut.

Lelah itu pasti karena panas matahari selalu tersebar merata untuk disyukuri

Kerja keras itu harus ada. Karena esensi letih lah yang menentukan manis pahitnya kehidupan.

Hebat itu makna relatif hak semua insan. Karena Tuhan menciptakan segala pilihan kebaikan yng dapat dimiliki untuk yang berani menerima segala keberhasilan dan juga pendampingnya yng kita sebut dengan kegagalan.

Lemah itu milik kita. Karna hanya Allah-lah yng Maha hebat. Yang pantas untuk menerima segala pujian dr Mahluk-Nya. Namun lemah adalah hinaan untuk orang yng menetap pada kelemahannya.

salah satu kalimat yang sering jadi bahan perenungan saya saat mulai futur dalam ketenangan nikmatNya,
" Fa, hidup itu ujian.. Ada ujian seneng, ada ujian susah. Dan manusia itu banyak kejebak di ujian senengnya.. Wajar, karna saat sedih manusia selalu balik ke Allah.. Giliran seneng aja lupa.. Malah lupa gimana rasanya waktu mereka susah dulu”
Jangan jadikan kami orang seperti itu Ya Rabb…

Mulai melangkah.
Peliharalah segala kelelahan
Karna ia lah yng menuntunmu ke hari depan..
Karna yang gagal adalah orang yang berhenti sebelum lelah..
Dan yang berhasil adalah orang yang tetap bekerja ketika lelah..
Tetapkan segala kebaikan dan tetaplah berjalan di atasnya..

Bismillah Ya Rahman….

Manusia dan Keindahan

Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, keindahan adalah keindahan yang enak dipandang, bagus, elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya. Menurut bahasa Yunani, keindahan dapat diterjemahkan dengan berbagai artian tergantung dari penggunaan kata keindahan tersebut. Kata benda Yunani klasik untuk "keindahan " adalah κάλλος, kallos, dan kata sifat untuk "indah" itu καλός, kalos. Kata bahasa Yunani Koine untuk indah itu ὡραῖος, hōraios,kata sifat etimologis berasal dari kata ὥρα, hora, yang berarti "jam." Dalam bahasa Yunani Koine, keindahan demikian dikaitkan dengan "berada di jam (waktu) yang sepatutnya."
Sebuah keindahan yang ideal merupakan sebuah entitas atau wujud yang dikagumi oleh banyak orang. Keindahan merupakan bagian dari berbagai macam objek, seperti manusia, hewan, tumbuhan, karya seni, alam, dan juga objek-
objek lain yang dapat dilihat secara jelas wujudnya. Selain itu, keindahan juga dapat dipredikatkan kepada sebuah gagasan yang memberikan persepsi kepuasan dan juga kesenangan kepada penciptanya ataupun yang menikmatinya.
Keindahan sering ditafsirkan sebagai sebuah entitas dari alam, karya seni, atau hal lain yang dinikmati dengan indera penglihatan. Karena keindahan seperti ini merupakan pengalaman subyektif, sering dikatakan bahwa "beauty is in the eye of the beholder" atau "kecantikan itu berada pada mata yang melihatnya"
Keindahan identik dengan kebenaran. Keindahan memiliki implikasi yang erat dengan kebenaran. Selain itu Keindahan juga memiliki nilai yang selalu bertambah dari waktu ke waktu.

Menurut The Liang Gie di dalam bukunya yang berjudul "Garis Besar Estetika", keindahan diterjemahkan dalam bahas Perancis "beau", "bello" dari Italia dan Spanyol yang berasal dari kata Latin "bellum" Asal kata dari semua tadi adalah "bonum" yang artinya kebaikan, kemudian mempunyai bentuk pengecilan menjadi "bonellum" yang pada akhirnya dipendekkan menjadi "bellum".
Keindahan dibedakan sebagai keidahan abstrak, dan sesuatu yang berwujud yang memiliki keindahan. Di dalam istilah bahasa Inggris sering dipergunakan istilah beauty  yang berarti keindahan, dan beautiful  yang berarti beda, atau sesuatu yang indah. Selain itu, terdapat pula makna dari keindahan berdasarkan luasnya pengertian.
a. Keindahan dalam arti yang luas
b. Keindahan dalam arti estetis murni
c. Keindahan dalam arti terbatas dalam hubungannya dengan penglihatan.
Keindahan dalam cakupan luas adalah keindahan yang tercakup pula unsur kebaikan didalamnya. Pengertian ini adalah pengertian yang didefinisikan oleh para filsuf terdahulu. Plato membicarakan tentang watak dan hukum yang indah. Aristoteles merumuskan keindahan sebagai sesuatu yang selain bijak juga menyenangkan. Orang Yunani dulu berbicara tentang hasil pemikiran yang indah dan juga adaptasi kebiasaan yang indah. Selain itu, bangsa Yunani juga mengenal keindahan dalam arti esetis yang disebut "symetria" dan "harmonia". Symetria adalah keindahan yang dinikmati dengan indera penglihatan, sedangkan harmonia adalah keindahan yang dinikmati dengan menggunakan indera pendegaran.
Keindahan dalam arti estetik adalah keindahan yang menyagkut tentag pengalaman estetik seseorang, atau keindahan yang berhubungan dengan segala sesuatu yang diserapnya. Ada banyak pembagian nilai, misalya nilai subyektif dan nilai obyektif atau nilai individu dan nilai masyarakat.  Penggolongan yang paling penting adah penggolongan berdasarkan nilai intrinsik dan ekstrinsik. Nilai ekstrinsik adalah sifat suatu benda yang mempengaruhi benda lainnya. Sedangkan nilai intrinsik adalah tujuan atau sifat baik dari beda, atau sesuatu tersebut. Misalnya prosa. bahasa, diksi baris, pemilihan kata, hal-hal tersebut merupakan unsur ektrinsik. Sedangkan unsur instrinsiknya adalah tujuan dari prosa terebut.
Keindahan dapat dinikmati menurut selera dan seni masing-masing individu. Keindahan yang didasarkan pada selera seni didukung dengan faktor kontemplasi dan ekstansi. Kontemplasi (perenungan) adalah dasar dalam diri manusia untuk menciptakan sesuatu yang indah. Sedangkan ekstansi adalah dasar dalam diri manusia untuk untuk menyatakan dan menikmati keindahan itu. Jika kedua nilai ini bergabung, maka akan tercipta seuatu yang indah yang menarik perhatian orang yang mendengar atau melihatnya. Derajat kontemplasi dan ekstensi setiap individu berbeda-beda. Sebab itu keindahan dapat dikatakan sebagai sesuatu yang relatif, karena sesuatu yang dianggap indah oleh seseorang boleh jadi dikatakan biasa oleh orang yang lainnya.
Keindahan adalah sesuatu yang diciptakan oleh manusia. Banyak sebab mengapa manusia menciptakan keindahan. Misalnya karena tata nilai yang telah usang yang tidak lagi sesuai dengan keadaan. Kemerosotan zaman, penderitaan manusia, serta keagungan Tuhan yang dapat dibuktikan melalui keteraturan alam semesta dan keindahan alam. Seindah apapun ciptaan manusia, tidak akan pernah menyaingi keindahan cipataan Tuhannya. Leonardo da Vinci melukiskan seorang wanita cantik yang kita kenal dengan nama Monalisa sebagai manifestasi kekagumannya terhadap wanita cantik yang diciptakan oleh Tuhannya. Tetapi karyanya tetap tidak bisa menandingi kesempurnaan ciptaan Tuhannya.

Sumber : E-learning Universitas Gunadarma 

Sabtu, 08 Oktober 2011

Manusia dan Kebudayaan

Manusia merupakan mahluk cipaan Tuhan yang paling sempura dan terdiri dari tubuh serta jiwa yang membentuk satu kesatuan yang utuh. 
Menurut Sigmund Freud, di dalam satu kepribadian, manusia mengandung tiga unsur yang bekerja sama untuk membentuk perilaku manusia yang kompleks, yang juga tertuang menjadi arti dari lambang dari psikologi. Tiga unsur tersebut adalah Id, Ego, dan Superego.
Id adalah sebuah struktur yang terbentuk sejak lahir. Id adalah libido murni yang irrasional dan lebih terkait kepada masalah kesenangan, yang jika keinginan ini tidak terpenuhi, maka akan mucul queasiness atau rasa kegelisahan.  Sebagai contoh peningkatan rasa haus, yang tentunya hal ini sangat berpengaruh kepada lanjutnya kehidupan. Namun, terkadang pemenuhal ini tidaklah selalu realistis, atau irrasional.. Id merupakan insting yang tidak terkoordinasi, maka ketika ada seseorang yang melakukan penyimpangan sosial, seperi mencuri untuk memenuhi kebutuhannya tadi, maka orang tersebut lebih terkendali dengan Id nya dibandingkan dengan dua unsur lainnya.
Berbeda dengan Id, Ego adalah bagian terkordinir yang realistis. Menurut Sigmud Freud, ego merupakan penyeimbang antara id dan sesuatu yang seharusnya dilakukan oleh individu tersebut agar dapat diterima oleh masyarakat secara umum. Ego berfungsi baik dipikiran sadar, prasadar, maupun tidak sadar.
Komponen terakhir dari ketiga unsur ini adalah superego. Tidak seperti id dan ego, superego merupakan komponen yang terbentuk dari lingkungan eksternal. Maka dapat disimpulkan, bahwa superego seseorang akan terbentuk dengan baik jika ia berada di tengah lingkungan yang juga baik. Superego merupakan komponen yang memainkan kritis dan moral.

Selain sebagai satu kepribadian yang mengandung tiga unsur kompleks tadi, manusia sendiri terdiri dari empat hal yang memiliki keterkaitan, yaitu jasad, hayat, ruh, dan nafs. Jasad adalah bagian yang dapat diraba dan berpenampang makro. Berbeda dengan jasad,  hayat adalah sesuatu yang tidak dapat dilihat bentuknya, namun merupakan unsur hidup yang dapat ditandai dengan gerakan dari jasad tadi. Sedangkan nafs adalah kesadaran tentang diri sendiri. Dan ruh merupakan sesuatu yang menghubungkan seseorang dengan bimbingan dari Tuhannya. Ruh bekerja secara spiritual, memahami yang hakiki. Dari ruh lah sesuatu yang bersifat konseptual seperti kebudayaan lahir.

Seperti yang telah saya bahas dialenia sebelumnya, bahwa ruh telah menciptakan sesuatu yang bersifat konseptual seperti kebudayaan. Kebudayaan berasal dari kata budhayyah yang diambil dari bahasa Sansakerta yang merupakan kata jamak dari budhi atau akal. Jika dikaitkan dengan manusia, Budaya adalah sesuatu yang diciptakan oleh akal budi manusia seperti kepercayaan, seni, dan adat istiadat. Banyak pendapat tentang definisi kebudayaan, yang jika diambil konklusinya kebudayaan dapat diartikan menjadi sesuatu yang mempengaruhi tingat pengetahuan, dan meliputi system ide yang terdapat pada keseharian manusia. Jadi dapat disimpulkan bahwa kebudayaan sebenarnya melekat erat dengan keseharian kita dalam wujud yang abstrak.  Hasil dari pemikiran manusia ini dimiliki oleh setiap lapisan masyarakat, namun yang membedakan adalah tingkat relasi antara masyarakat dan kebudayaan tersebut. Ada beberapa masyarakat yang perkembangan kebudayaannya lebih baik dibandingkan dengan masyarakat lainnya.  Banyak unsur yang terdapat di dalam kebudayaan diantaranya kebatinan, kesenian,  agama, ideologi, dan masih banyak unsur-unsur lainnya, yang jika kita perhatikan, unsur-unsur ini adalah hasil dari dari ekspresi dan jiwa manusia. Ilmu kebudayaan juga merupakan hasil pemikiran atau hasil dari falsafah manusia yang dihasilkan melalui kemampuan mental serta kemampuan berpikir.

Dari penjabaran diatas maka dapat kita simpulkan bahwa kebudayaan adalah keseluruhan dari pengetahuan manusia yang merupakan mahluk sosial, yang digunakan untuk beradaptasi dengan cara memahami lingkungan sekitar demi memenuhi segala kebutuhannya. Kebudayaan merupakan suatu sistem yang dinamis. Perubahan kebudayaan disebabkan oleh interaksi antar individu atau interaksi antara sekelompok individu dalam lingkungan masyarakat.

Sumber : E-learning Universitas Gunadarma

Kamis, 29 September 2011

Kritisisasi Jiwa yang Lemah

Saat ini dominasi berada di tengah rezim 'keingkaran' yang menciptakan konfrontasi batin dengan kenyataan. Memaksa menerima di tengah kemelasan raga yang tentunya tidak nyaman untuk terpupukm namun harus tetap menjerit "IYA" untuk disinggahi,
latar belakang keterpurukan yang elegan! Disaat yang lain bergurau, lalu mengapa seseorang harus tetap menghakimi akredibilitas diri? sebegitu dangkalnya kah hidup ini sehingga kata " aku " yang bermakna negasi " angkuh " hanya ada satu? atau ada pergeseran makna dari kerelatifan?
Tentunya tidak. Karena Tuhan menciptakan segala kebaikan, namun ketidak beradaan Tuhan dalam hati perindividulah yang menciptakan kamus-kamus kejahatan. Meminta keadilan di tengah segala sentimental. Adakah kesadaran bahwa lelah bukanlah kamus yang terstabilo oleh satu alat bantu? Karena lelah merupakan esensi perjuangan dengan paduan keikhlasan yang seharusnya menjadi kohesi kehidupan. Perjuangan untuk bertahan, memberi, memaafkan, tanpa terlihat mengeliminasi kehidupan. Karena ikhlas, sabar dan komitmen, merupakan gamma yang relevan dalam pilihan tembusan kehidupan.